Tausiyah Ust. Abdul Mun'im Ibrahim
Posted by BuBu: 13 April 2013
Hal-hal yang seharusnya dilakukan oramg tua terhadap anak perempuan ketika memasuki usia 9 tahun.
Rasulullah SAW bersabda:
"Pertimbangkan dan hormatilah hak anak perempuan yang masih kecil ini"
Menurut pandangan agama, anak perempuan yang telah memasuki usia 9 tahun berarti ia telah besar atau telah memasuki usia akil baliqh.
Mendidik dengan cara menceritakan kisah-kisah para wanita shalehah.
Allah SWT berfirman:
"Dan Allah SWT membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata 'Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah disisiMu dalam Firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, serta selamatkankanlah aku dari kaum yang zhalim'" (At.Tahriim:11)
juga jgn lupa bacakan kisah Maryam:
"Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan kitab-kitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat" (At-Tahriim:12)
Sedianya para orangtua terutama ibu Melatih anak Perempuannya untuk bisa mengerjakan tugas Rumah Tangga dan Mengasuh Anak.
Permainan boneka oleh para anak perempuan diperbolehkan untuk melatih sang anak agar terampil menguruh rumah tangga dan mengurus anak.
Hal-hal yang wajib dilakukan oleh para orangtua terhadap anak perempuan ketika memasuki usia 10 tahun.
"Ajarkanlah sholat kepada anak-anak kalian ketika telah menginjak usia 7tahun, dan pukullah jika meninggalkan sholat ketika memasuki usia 10 tahun" (Hadist hasan)
AlManawi, dalam kitab "Fathul qaadir syarhul jaami'ish shaghiir" berkata: "Pisahkanlah tempat tidur anak-anak kalian ketika mereka telah menginjak usia 10 tahun walaupun dengan saudara kandungnya sendiri"
Masa Depan wanita adalah menjaga dan mengurus Rumah Tangga
"Ingatlah, setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian pasti akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin. Setiap istri adalah pemimpin dan penjaga bagi rumah suami dan anak"
(HR Bukhari-Muslim)
Abu Huraira r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik perempuan yang naik unta adalah para perempuan salehah dari kaum Quraisy, mereka lebih sayang kepada anak pada waktu masih kecil dan lebih bisa menjaga harta benda suami"
(HR Bukhari)
Anak perempuan dan sosok Muslimah Teladan
Allah SWT berfirman:
"Jika Nabi menceraikanmu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri yang lebih baik daripadamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan" (At-Tahriim:5)
Pada usia ini, anak perempuan juga harus diajari sifat-sifat seorang wanita teladan, dengan tujuan agar ia mau menirunya. Sifat-sifat tersebut adalah:
a. muslimah, yaitu tunduk secara total kepada Allah SWT di dalam segala hal baik sikap dan tingkah lakunya sesuai dengan tuntunan islam.
b. mukminah, isi hatinya sesuai dengan sikap dan tingkah laku luar, hatinya dipenuhi dengan keimanan, mampu merasakan nikmat dan manisnya iman, hatinya merasa damai dan tenang di dalam setiap hal yang dilakukannya, serta menundukkan wajahnya secara total kepada Allah SWT di dalam setiap amal yang dilakukannya.
c. qaanitah, setiap ibadah yang dikerjakannya benar-benar memiliki nilai dan ruh, didalam setiap melakukan ketaatan, ia benar-benar merasakan nikmatnya bermunajad kepada Allah SWT. seperti do'a yang diajarkan Raasulullah SAW:
"Ya Allah, hanya kepadaMu aku ruku', hanya kepadaMu aku beriman dan hanya kepadaMu aku tunduk memasrahkan diri. Pendengaranku, otakku, tulangku dan seluruh anggota tubuh yang ditopang oleh telapak kakiku, semuanya khusyu' menghadapMu"
d. taa'ibah, yaitu perempuan yang memiliki kesungguhan di dalam bertaubat, karena tidak ada seorangpun yang tidak pernah melakukan kesalahan.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya"
(Al-A'raaf:201)
e. 'aabidah (ahli beribadah), perbedaan antara seorang wanita yang menunaikan sholat 5 waktu, namun hati dan pikirannya lupa danseorang wanita yang memiliki sifat ('aabidah). seorang wanita 'aabidah adalah seorang wanita yang hati dan pikiranya dikuasai oleh ibadah kepada Allah SWT semata.
Islam mendidik para Wanita agar menjadi sosok muslimah yang kuat dan tangguh, salah satu kisahnya adalah tentang Ummu Sulaim yang dengan tabah dan tegar memandikan serta mengkafani putranya yang tewas karena perang serta meletakkan jenazah putranya disamping rumah hingga suaminya pulang dan mengabarkan kepada sang suami bahwa Zat yang menitipkan amanah kepada mereka telah diambil kembali. Kisah yang bisa dipetik dari Ummu Sulaim adalah islam mendidik para wanita agar menjadi sosok yang kuat dan tangguh.....
(kisah ini menjadi tamparan untukku karena saat putri kecilku wafat aku menangis sejadi-jadinya saat memberitahu suamiku...oh malunya karena aku bukan muslimah yang tegar...)
Ajarkan anak perempuan kita utnuk tidak melihat laki-laki dan sebaliknya.
Ibnu Al-jauzi berkata, diriwatkan dari Sa'id bin Musayyab bahwa Ali bin Abi Thalib a.s berkata kepada Fatimah r.a "apa yang paling baik bagi seorang wanita?"
Fatimah r.a berkata "ia tidak melihat laki-laki dan tidak pula laki-laki melihatnya" Ali berkata "Lalu aku katakan hal tersebut kepada Rasulullah SAW, lalu beliau berkata " Sesungguhnya Fatimah tidak lain adalah bagian dariku" (HR Ahmad)
Beberapa Hadist yang memperingatkan Bahaya dosa-dosa kecil yang sering dilakukan
Aisyah r.a meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:
"Wahai Aisyah, jauhilah dosa-dosa kecil, karena Allah SWT kelak pasti akan meminta pertanggung jawabannya" (HR Nasa'i)
Hadist marfu' yang diriwayatkan dari sahl bin sa'd "Sesungguhnya dosa-dosa kecil, balasannya sudah bisa membuat orang yang melakukannya binasa"
(HR Ahmad)
Hukum Perempuan keluar rumah
Allah SWT bersabda: "Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikan zakat dan taatilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. Dan ingatlah apa yang dibacakan dirumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui"
(Al-Ahzaab:33-34)
Posted by BuBu: 13 April 2013
Hal-hal yang seharusnya dilakukan oramg tua terhadap anak perempuan ketika memasuki usia 9 tahun.
Rasulullah SAW bersabda:
"Pertimbangkan dan hormatilah hak anak perempuan yang masih kecil ini"
Menurut pandangan agama, anak perempuan yang telah memasuki usia 9 tahun berarti ia telah besar atau telah memasuki usia akil baliqh.
Mendidik dengan cara menceritakan kisah-kisah para wanita shalehah.
Allah SWT berfirman:
"Dan Allah SWT membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata 'Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah disisiMu dalam Firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, serta selamatkankanlah aku dari kaum yang zhalim'" (At.Tahriim:11)
juga jgn lupa bacakan kisah Maryam:
"Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan kitab-kitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat" (At-Tahriim:12)
Sedianya para orangtua terutama ibu Melatih anak Perempuannya untuk bisa mengerjakan tugas Rumah Tangga dan Mengasuh Anak.
Permainan boneka oleh para anak perempuan diperbolehkan untuk melatih sang anak agar terampil menguruh rumah tangga dan mengurus anak.
Hal-hal yang wajib dilakukan oleh para orangtua terhadap anak perempuan ketika memasuki usia 10 tahun.
"Ajarkanlah sholat kepada anak-anak kalian ketika telah menginjak usia 7tahun, dan pukullah jika meninggalkan sholat ketika memasuki usia 10 tahun" (Hadist hasan)
AlManawi, dalam kitab "Fathul qaadir syarhul jaami'ish shaghiir" berkata: "Pisahkanlah tempat tidur anak-anak kalian ketika mereka telah menginjak usia 10 tahun walaupun dengan saudara kandungnya sendiri"
Masa Depan wanita adalah menjaga dan mengurus Rumah Tangga
"Ingatlah, setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian pasti akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin. Setiap istri adalah pemimpin dan penjaga bagi rumah suami dan anak"
(HR Bukhari-Muslim)
Abu Huraira r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik perempuan yang naik unta adalah para perempuan salehah dari kaum Quraisy, mereka lebih sayang kepada anak pada waktu masih kecil dan lebih bisa menjaga harta benda suami"
(HR Bukhari)
Anak perempuan dan sosok Muslimah Teladan
Allah SWT berfirman:
"Jika Nabi menceraikanmu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri yang lebih baik daripadamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan" (At-Tahriim:5)
Pada usia ini, anak perempuan juga harus diajari sifat-sifat seorang wanita teladan, dengan tujuan agar ia mau menirunya. Sifat-sifat tersebut adalah:
a. muslimah, yaitu tunduk secara total kepada Allah SWT di dalam segala hal baik sikap dan tingkah lakunya sesuai dengan tuntunan islam.
b. mukminah, isi hatinya sesuai dengan sikap dan tingkah laku luar, hatinya dipenuhi dengan keimanan, mampu merasakan nikmat dan manisnya iman, hatinya merasa damai dan tenang di dalam setiap hal yang dilakukannya, serta menundukkan wajahnya secara total kepada Allah SWT di dalam setiap amal yang dilakukannya.
c. qaanitah, setiap ibadah yang dikerjakannya benar-benar memiliki nilai dan ruh, didalam setiap melakukan ketaatan, ia benar-benar merasakan nikmatnya bermunajad kepada Allah SWT. seperti do'a yang diajarkan Raasulullah SAW:
"Ya Allah, hanya kepadaMu aku ruku', hanya kepadaMu aku beriman dan hanya kepadaMu aku tunduk memasrahkan diri. Pendengaranku, otakku, tulangku dan seluruh anggota tubuh yang ditopang oleh telapak kakiku, semuanya khusyu' menghadapMu"
d. taa'ibah, yaitu perempuan yang memiliki kesungguhan di dalam bertaubat, karena tidak ada seorangpun yang tidak pernah melakukan kesalahan.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya"
(Al-A'raaf:201)
e. 'aabidah (ahli beribadah), perbedaan antara seorang wanita yang menunaikan sholat 5 waktu, namun hati dan pikirannya lupa danseorang wanita yang memiliki sifat ('aabidah). seorang wanita 'aabidah adalah seorang wanita yang hati dan pikiranya dikuasai oleh ibadah kepada Allah SWT semata.
Islam mendidik para Wanita agar menjadi sosok muslimah yang kuat dan tangguh, salah satu kisahnya adalah tentang Ummu Sulaim yang dengan tabah dan tegar memandikan serta mengkafani putranya yang tewas karena perang serta meletakkan jenazah putranya disamping rumah hingga suaminya pulang dan mengabarkan kepada sang suami bahwa Zat yang menitipkan amanah kepada mereka telah diambil kembali. Kisah yang bisa dipetik dari Ummu Sulaim adalah islam mendidik para wanita agar menjadi sosok yang kuat dan tangguh.....
(kisah ini menjadi tamparan untukku karena saat putri kecilku wafat aku menangis sejadi-jadinya saat memberitahu suamiku...oh malunya karena aku bukan muslimah yang tegar...)
Ajarkan anak perempuan kita utnuk tidak melihat laki-laki dan sebaliknya.
Ibnu Al-jauzi berkata, diriwatkan dari Sa'id bin Musayyab bahwa Ali bin Abi Thalib a.s berkata kepada Fatimah r.a "apa yang paling baik bagi seorang wanita?"
Fatimah r.a berkata "ia tidak melihat laki-laki dan tidak pula laki-laki melihatnya" Ali berkata "Lalu aku katakan hal tersebut kepada Rasulullah SAW, lalu beliau berkata " Sesungguhnya Fatimah tidak lain adalah bagian dariku" (HR Ahmad)
Beberapa Hadist yang memperingatkan Bahaya dosa-dosa kecil yang sering dilakukan
Aisyah r.a meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:
"Wahai Aisyah, jauhilah dosa-dosa kecil, karena Allah SWT kelak pasti akan meminta pertanggung jawabannya" (HR Nasa'i)
Hadist marfu' yang diriwayatkan dari sahl bin sa'd "Sesungguhnya dosa-dosa kecil, balasannya sudah bisa membuat orang yang melakukannya binasa"
(HR Ahmad)
Hukum Perempuan keluar rumah
Allah SWT bersabda: "Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikan zakat dan taatilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. Dan ingatlah apa yang dibacakan dirumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui"
(Al-Ahzaab:33-34)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar