Halaman

Bunda, jangan bebani Suamimu

Aduh...setiap membalik setiap halaman buku La Tahzan for Bunda.... berjuta-juta rasa malu tak terhingga....
Saat tiba di sebuah judul "Bunda, Jangan bebani Suamimu" rasa penasaran ingin mengulik lebih jauh isinya... dan inilah isinya.....
Banyak istri yang membebani suami dengan berbagai permintaan. Adakalanya mereka berhutang dengan alasan bahwa itu merupakan hak mereka.
Apakah tindakan itu dibenarkan?
ini termasuk pergaulan yang buruk, ALLAH SWT berfirman:
"Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan ALLAH kepadanya. ALLAH tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekadar) apa yang ALLAH berikan kepadanya" (Ath-Thalaq:7)

with owner of Anity-Hijabs

aku kenal Anika saat menggantikan dia cuti melahirkan disalah satu perusahaan multinasional di Jakarta.... Anika adalah sosok wanita, ibu, istri yang mungkin akan sulit di jumpai jaman sekarang....
Sikapnya yang polos, lugu, dan semangat juangnya sebagai ibu muda yang bekerja dan mengurus Rumah Tangga.... patut diacungi jempol.
Kami mempunyai pemikiran yang kurang lebih sama (mungkin) ini yang membuat kami sedikit banyak ada kecocokan.... kami sama-sama terambisi menjadi "entepreneur mom"...
Kami berambisi akan menanggalkan status sebagai "karyawati" dan kembali ke status kami sebagai Ibu Rumah Tanagga yang juga mampu menjadi motor penggerak perekonomian keluarga... (ciiieehhhh bahasanya) .... ya itu lah kami.... hehehe

La Tahzan for Bunda

Buku yang layak dibaca para Bunda sejagad.... Sebagai pembelajaran akan kehidupan sehari-hari....
salah satu kalimat yang sangat menusuk dada tepat sasaran adalah " Wahai Bunda berbahagialah telah terlahir sebagai wanita, karena begitu banyak kelebihan dan keistimewaan yang Allah anugerahkan kepadamu. Maka jadikanlah anugerah ini sebagai batu permata penghias taman Syurga FirdausNya.."

Dahsyatnya Syirik


Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabat dan seluruh pengikut mereka yang setia. Amma ba’du, sesungguhnya sebenar-benar ucapan adalah Kitabullah. Sebaik-baik jalan adalah jalan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek urusan adalah bid’ah. Dan setiap bid’ah pasti sesat.

Para pembaca yang budiman, Allah ta’ala berfirman di dalam kitabnya yang mulia,

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabat dan seluruh pengikut mereka yang setia. Amma ba’du, sesungguhnya sebenar-benar ucapan adalah Kitabullah. Sebaik-baik jalan adalah jalan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek urusan adalah bid’ah. Dan setiap bid’ah pasti sesat.

Today Lecture 26-03-2013


Jilbab yang baik adalah jilbab yang sesuai dengan tuntunan Islam, bukan sesuai dengan mode atau trend yang berlaku di masyarakat. Apa saja syarat-syarat cara memakai jilbab yang baik? Beberapa di antaranya :
  • Menutupi aurat 
  • Jilbab lebar dan menutup dada 
  • Jilbab longgar tidak menampakkan bentuk tubuh 
  • Tidak tembus pandang 
  • Tidak memakai riasan/make up tebal 

Malaikat Kecilku

Mereka adalah semangatku....Demi merekalah aku bisa kuat menjalani semua ujian dariNya...... Smoga aku bisa menjadi ibu yang terbaik untuk mereka.......
Aku masihlah jauh dari kata kesempurnaan namun aku berkeinginan untuk terus belajar dan belajar menuju dan meraih kesempurnaan demi menjadi  seorang istri, ibu dan manusia yang berguna.

Bazar di Plaza Mandiri


Alhamdulillah...
Hari ini Bazar di Plaza Mandiri di mulai.... semoga ini merupakan bagian dari jihad seorang istri yang semata-mata ingin membantu suami mengembangkan usaha di jalan Allah SWT sehingga kelak bisa mengabdikan seluruh waktunya untuk 3 anak yang beranjak dewasa, juga InshaAllah berharap usaha ini diridhoi Allah SWT. Aamiin Ya Rab.

Ya Rab,
Lancarkan lah usaha hambaMu ini...semoga apa yang hamba jalankan ini mendapatkan barokah dan ridhoMu. Aamiin Ya Robbal'alamin


Al Azhar 23 Maret 2013


Ini pengajian kesekian kali yang aku kunjungi...mencari pencerahan untuk diri sendiri dan kelak untuk bekal anak-anakku... Entah mengapa pengajian kali ini sungguh menampar dan menusuk kalbu...ternyata selama ini aku berhijab hanya sekedar untuk menutup kepala tanpa memahami makna berhijab yang sesungguhnya... Semoga Allah SWT memaafkan ku......

Pembelajaran...

Ada banyak cara agar kita memaknai pembelajaran hidup yang kita dapat....Allah SWY sungguh Maha Berkuasa untuk memberikan kita makna hidup agar kita menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika Almarhum Papa pergi 14 Agustus 2005, beliau berkeinginan agar aku menggunakan hijab, tetapi aku selalu menjawab..."ah nanti dulu deh yang terpenting hati ini dulu yang di hijab in" alasan klise dan sungguh tak bijak (aku malu dengan pernyataan ini) . 

Tak perlu waktu lama sampai Allah menegurku dengan caranya, yaitu saat putri kecilku diambil kembali olehNya 11 November 2010.... Tiada daya..... serasa separuh jiwa raga ini hilang.....Marah, Kesal, Dendam semua rasa negatif bercampur menjadi satu...semua kutumpahkan ke Sang Khalik.... Kenapa????? Namun moment itulah yang membuat aku tak mau berfikir 2 kali untuk menggunakan hijab... Bismillah semoga Barokah...dan kelak aku bisa kembali bertemu dengan putri kecilku... Al-Fatihah Zahra Manisha Ratu Shyla Azfa binti Azmuhir Fathoni Lubis